Wahai TikTok Indonesia, Jangan Coba-Coba Membohongi Menkop Teten soal Produk Asing

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki tidak mempercayai klaim bahwa TikTok Shop bersih dari produk asing.
Berdasarkan pengalamannya, pelaku e-commerce tidak punya kemampuan untuk memastikan asal-usul setiap produk yang dijual di platform mereka.
"Sekarang mereka klaim 'oh nggak yang dijual bukan produk luar'. Semua pelaku e-commerce enggak bisa mastiin, berapa produk UMKM atau misahin mana produk UMKM, mana produk impor. Yang mereka bisa pastiin yang jualan di online-nya adalah UMKM. Jangan coba bohongi saya!" kata Teten sdi kantor Kemenkop UKM, Jakarta, Rabu (12/7).
Teten menilai produk-produk asing yang berseliweran di social commerce seperti TikTok berbahaya bagi UMKM.
Dia pun mengharapkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera menyelesaikan revisi Permen 50/2020 yang akan memperketat pembatasan produk impor di e-commerce.
"Bukan anti-produk dari luar, kita sudah pasar yang terbuka tapi kita juga perlu melindungi UMKM kita supaya tidak kalah bersaing," pungkasnya.
Sebelumnya, TikTok Indonesia membantah isu tentang dominasi produk asing di TikTok Shop.
Mereka juga membantah rumor tentang beroperasinya project TikTok S di Indonesia.
TikTok Indonesia membantah isu tentang dominasi produk asing di TikTok Shop. Namun, Menkop Teten Masduki tak percaya begitu saja
- Sempat Jaga Warung Madura, Hidup Ma’e Arik Berubah Setelah Jadi Afiliator
- Orang Tua Perlu Aktif Mendampingi Perjalanan Digital Anak Remajanya
- Mbak Onijah Nekat ke Luar Negeri demi Dinikahi Berondong, Ternyata Zonk
- Rahasia Sukses SYB Kuasai Pasar Kecantikan di TikTok
- Presiden Trump Sebut Microsoft Tertarik Mengambil Alih TikTok
- TikTok dan SEJIWA Foundation Soroti Pentingnya Peran Orang Tua Dampingi Remaja Akses Dunia Digital