Wakapolri Minta ASEAN Mewaspadai Dampak Konflik di Korea

Indonesia juga rentan terhadap penyelundupan satwa dan kayu, sehingga perlu mendorong diselenggarakannya Working Group on Illicit Trafficking in Wildlife and Timber sebagai kerangka atau basis kerja sama kawasan yang terfokus untuk menaggulangi permasalahan ini.
Terkait terorisme, kata dia, penyebaran ISIS di kawasan ASEAN rentan dijadikan sebagai area pelatihan. Oleh karena itu tanggung jawab bersama seluruh negara untuk meningkatkan pencegahan dan pemberantasan terorisme perlu ditingkatkan.
"Terkait narkoba, Indonesia telah menginvestigasi lebih dari 47.000 kasus narkoba yang diantaranya banyak melibatkan sindikat internasional," katanya.
Dia menambahkan dunia juga sedang menghadapi peningkatan ancaman kejahatan siber, maka perlu ada penguatan kerjasama kawasan untuk lebih mengefektifkan mekanisme ASEAN dalam memberantas kejahatan siber.
"Untuk itu, Indonesia mengajak seluruh negara untuk berkomitmen dan bertanggung jawab dalam penguatan komunitas ASEAN, melalui satu visi, satu identitas, satu komunitas," tandasnya. (Mg4/jpnn)
Wakapolri Komjen Syafruddin menilai konflik di Semenanjung Korea bisa mengganggu stabilitas di kawasan ASEAN
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- DMDI Indonesia Jadi Tuan Rumah Majelis Tilawah Al-Qur’an Antarbangsa
- MSIG Bangga jadi Title Partner Pertama 'ASEAN MSIG Serenity Cup'
- Vietnam Mitra Strategis Indonesia di ASEAN, Waka MPR: Kerja Sama Harus Ditingkatkan
- 5 Negara ASEAN Jalin Kerja Sama AEO, Apa Manfaatnya bagi Eksportir dan Importir RI?
- Golkar Dorong Pemuda Jadi Duta Diplomasi Politik di ASEAN