Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid Beber Kriteria Pemimpin yang Layak Dipilih di Pemilu 2024

“Jika tidak ada Pancasila, mungkin kita sudah menjadi negara federal. Tetapi, negara Pancasila yang berpenduduk 275 juta jiwa ini tetap utuh sebagai sebuah negara,” kata Syarief Hasan yang akrab disapa.
Dia juga berpesan kepada masyarakat jangan memperbesar perbedaan, tetapi sebaliknya mengedepankan persamaan.
“Perbedaan jangan diperbesar. Perbedaan tetap ada, tapi jangan membuat kita terpecah belah, dan yang paling penting, kita saling merangkul,” imbuhnya.
Syarief Hasan juga mengingatkan agar jangan membiarkan tumbuhnya benih-benih perpecahan di antara anak bangsa.
“Kita harus memperkuat persatuan dan kesatuan yang didasarkan pada Pancasila, saling menghargai, dan menghormati satu sama lain, untuk menatap Indonesia ke depan yang lebih baik,” ujarnya.
Dalam konteks Pemilu 2024, Syarief Hasan mengatakan menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia.
Pemilu adalah sebuah proses mengembalikan hak kedaulatan rakyat sesuai UUD 1945 bukan sebagai tujuan, melainkan alat untuk menuju kesejahteraan rakyat.
“Pemilu adalah proses demokrasi untuk kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Ini kriteria pemimpin yang layak dipilih di Pemilu 2024 menurut Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid
- Waka MPR Dorong Pemda Proaktif Sosialisasikan Persyaratan SPMB 2025 Secara Masif
- Waka MPR Sebut Inisiatif Putra Prabowo Temui Megawati Meneduhkan Dinamika Politik
- Johan Rosihan PKS: Idulfitri jadi Momentum Membangun Negeri dengan Akhlak
- Waka MPR: Jadikan Momentum Idulfitri untuk Memperkokoh Nilai-Nilai Persatuan Bangsa
- Waka MPR Eddy Soeparno Tekankan Transisi Harus Menguatkan Ketahanan Energi Nasional
- Waka MPR Akbar Supratman Sesalkan Dugaan Penghinaan Kepada Ulama Sulteng Habib Idrus