Wakil Ketua MPR: KKB Tidak Mewakili Rakyat Papua

jpnn.com, PASER - Wakil Ketua MPR Mahyudin membahas pembantaian yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua saat dirinya menggelar sosialisasi empat pilar di Batu Kajang, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (10/12).
Mahyudin menjelaskan, pembantaian KKB terhadap puluhan pekerja di Nduga merupakan upaya untuk mengadu domba masyarakat.
"Kelompok kriminal ini mengatasnamakan rakyat Papua. Kita tidak bisa bilang bahwa mereka mewakili rakyat Papua,” kata Mahyudin.
Dia menambahkan, kelompok itu bukanlah orang yang ingin Papua merdeka dan memisahkan diri dari NKRI.
"Mereka adalah kriminal bersenjata. Mereka tidak punya wilayah. Mereka tidak punya rakyat. Kelompok ini hanya pengacau," kata Mahyudin.
Mahyudin menjelaskan, salah satu alasan MPR menyosialisasikan empat pilar karena bangsa Indonesia menghadapi sejumlah tantangan.
Salah satu tantangan itu adalah masih adanya pengabaian terhadap daerah dan timbulnya fanatisme kedaerahan.
"Indonesia sudah merdeka sejak lama. Namun, pembangunan di Papua masih tertinggal. Masih ada kasus kurang gizi, dan sebagainya," kata Mahyudin. (cuy/jpnn)
Wakil Ketua MPR Mahyudin membahas pembantaian yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua saat dirinya menggelar sosialisasi empat pilar
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
- Waka MPR Dukung Keterlibatan Aktif Penyandang Disabilitas dalam Pembangunan Ditingkatkan
- Waka MPR Eddy Soeparno Angkat Bicara soal Protes AS Terhadap Kebijakan TKDN Indonesia
- Sikapi Kebijakan Trump, Waka MPR Tekankan Pentingnya Penguatan Diplomasi Perdagangan
- 12 Orang Tewas dalam Bentrok Pilkada Puncak Jaya, KKB Terlibat
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI