Wakil Rektor IPB Apresiasi Mentan Amran Jaga Inflasi Sektor Pangan

Rendahnya inflasi pangan membuat Indonesia mampu mengungguli 12 negara maju di level internasional.
Badan Pangan Dunia (FAO) juga menyebut keberhasilan Kementerian Pertanian menjaga rendahnya inflasi pangan membuat peringkat Indonesia membaik.
Sebelumnya, Indonesia berada di peringkat ketiga negara inflasi pangan tertinggi di dunia.
Setelah itu, peringkat Indonesia menurun ke urutan ke-15. Dodik menuturkan, harga pertanian, NTP serta rendahnya inflasi pangan harus diselaraskan.
“Kalau harganya masih rendah, kan, petani harus naik pendapatannya. Berarti kita masih perlu meningkatkan harga. Otomatis kalau harga meningkat, inflasi akan tinggi lagi,” ungkap Dodik.
Sebelumnya, pada acara pertemuan Forum Rektor, di Bogor, Jawa Barat, Amran Sulaiman menyampaikan bahwa selama empat tahun terakhir sektor pertanian Indonesia mengalami penurunan inflasi cukup signifikan.
Amran mengatakan, Indonesia menjadi negara yang mencapai penurunan angka inflasi bahan pangan tetinggi dan melampaui negara-negara maju di dunia. (jos/jpnn)
Wakil Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dodik Nurochmat mengapresiasi kinerja Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam menjaga inflasi sektor pangan.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Makin Anjlok, Kurs Rupiah Tembus Rp 16.588 Per USD
- Wawali Iswar Apresiasi Gerakan Pangan Murah Serentak se-Jateng Digelar di Kota Semarang
- Dapat Penghargaan dari UNS, Mentan Amran Ikuti Jejak BJ Habibie
- Gubernur Herman Deru Ikuti Rakor Bersama Mendagri Secara Virtual, Bahas 2 Hal Penting
- Mentan Amran Yakin Sumsel Bisa Peringkat Satu Penghasil Beras Nasional: Gubernurnya Petarung