Wako Tabuh Genderang Perang terhadap Pungli

jpnn.com - PADANG — Wali Kota Padang Mahyeldi Asharullah menabuh genderang perang terhadap pungutan liar (pungli).
Bahkan Ia menegaskan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat pungli dipastikan langsung diberikan sanksi bahkan pemecatan.
“Sudah ada beberapa nama yang kita berikan sanksi melalui Inspektorat. Jadi jangan coba-coba pungli,” tegas Mahyeldi seperti diberitakan Padang Ekspress (Jawa Pos Group) hari ini.
Dikatakannya, jauh sebelum ini Pemko Padang sudah menyatakan perang terhadap segala bentuk pungli di lingkungan Pemko Padang.
Salah satu bentuk konkretnya membuat pin antisogok. Pin ini dipasang di dada pakaian seragam dinas setiap ASN Pemko Padang.
Dengan adanya pin antisogok ini setidaknya dapat mengingatkan ASN agar menjauhkan praktik gratifikasi dan pungli di instansinya masing-masing.
Upaya lain untuk meminimalisir praktik pungli yakni sidak ke sejumlah instansi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Tata Ruang dan Bangunan (TRTB) dan SKPD lainnya.
PADANG — Wali Kota Padang Mahyeldi Asharullah menabuh genderang perang terhadap pungutan liar (pungli). Bahkan Ia menegaskan setiap Aparatur
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon
- Asyik Berkemah di Karanganyar, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon
- PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
- Ribuan Wisatawan Tercatat Kunjungi Malioboro saat Libur Lebaran
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg