Walah, Bu Risma Dukung Grab Car cs Dihapus
Risma mencontohkan tekanan yang dirasakan oleh para sopir angkot dan juga taksi. Saat ini, dengan adanya layanan ojek atau pun taksi online yang menggunakan fasilitas aplikasi berbasis android dan menawarkan banyak kemudahan dan murah, angkutan konvensional sudah banyak yang ditinggalkan.
Risma mengakui jika penetrasi usaha transportasi online ini tidak hanya terjadi di ibu kota, tapi juga merambah ke kota-kota besar lain termasuk Surabaya. Namun, dirinya belum memberi keputusan untuk menerima atau menolak keberadaan mereka karena menunggu keputusan dari pemerintah pusat.
“Kalau di Surabaya, memang belum ada aturannya. Berulang kali, mereka (pengusaha angkutan online, Red) mengajak ketemu, tapi berkali-kali juga aku belum mau ketemu. Sebab, ini berat urusannya,” ulasnya. Untuk itu, Risma mengakui jika dirinya lebih memilih menunggu aturan lebih lanjut dari pemerintah pusat. (ima/jay/flo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Seorang Anggota KPPS di Muara Enim Meninggal Dunia
- Cagub Sumsel Mawardi Yahya Nyoblos di TPS 08 Gandus Palembang
- Memastikan Pilkada Berjalan Lancar, Irjen Iqbal Tinjau TPS di Pekanbaru
- Kawal Pendistribusian Logistik Pilkada, Anggota Polres MBD Berjalan Kaki 3 Jam
- Gunung Semeru Erupsi 3 Kali, Tinggi Letusan hingga 1.000 Meter
- Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Oknum Kades di Jember Ditahan Polisi