Wali Kota Banda Aceh Larang Warganya Rayakan Valentine Day

jpnn.com, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman melarang warganya merayakan valentine day atau hari kasih sayang yang jatuh pada tanggal 14 Februari. Menurut dia, perayaan itu bertentangan dengan syariat Islam.
"Dalam rangka menjaga kesucian aqidah dan penguatan pengalaman syariat Islam, kami sampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Banda Aceh, valentine day bertentangan dengan syariat Islam dan bukan budaya Aceh," kata Aminullah di Banda Aceh, Selasa (11/2).
Edaran itu, menurut dia, telah dikeluarkan sejak 10 Februari lalu.
Dalam surat ini di poin pertama meminta kalangan generasi muda, mahasiswa/i, siswa-siswi, dan seluruh masyarakat muslim Kota Banda Aceh agar tidak merayakan valentine day dalam bentuk apapun.
Lalu poin kedua, meminta kepada pelaku usaha perhotelan/penginapan, kafe, tempat hiburan, dan tempat-tempat lainnya dalam lingkup Kota Banda Aceh untuk tidak memfasilitasi kegiatan valentine day tersebut.
Surat larangan itu, menurutnya, telah disampaikan ke semua pihak dan berbagai pemangku kepentingan di daerah berjuluk "Kota Serambi Mekkah" itu. (antara/jpnn)
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, perayaan hari kasih sayang itu bertentangan dengan syariat Islam dan budaya Aceh.
Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- Ini Identitas Korban Minibus Masuk Jurang di Sabang, 1 Tewas
- 8 Orang Tewas Kecelakaan Selama Arus Mudik 2025 di Aceh
- 2 Balita yang Tenggelam di Sungai Ditemukan Sudah Meninggal Dunia
- Azhari Cage Kutuk Pembunuhan oleh Oknum TNI AL terhadap Agen Mobil di Aceh Utara
- 50 Napi Kabur dari Lapas Kutacane, 13 Sudah Ditangkap, 37 Masih Dicari