Wali Kota Tegaskan Siring Tendean Bebas PKL
jpnn.com - BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina tetap berpegang teguh pada pendiriannya. Dia menegaskan, Siring Pierre Tendean tak boleh digunakan untuk pedagang kaki lima.
Kawasan ramai pengunjung itu tetap akan difungsikan sebagai taman dan pedestrian. Selama setengah tahun terakhir, kawasan itu memang selalu dipenuhi para pedagang liar.
"Saya pernah melihat seorang ibu mendorong kereta bayinya. Dia terjebak di tengah-tengah pasar dan pengunjung siring, tak bisa bergerak ke mana-mana. Saya takut sekali, ini membahayakan," tegas Ibnu, Kamis (24/3).
Karena itu, Ibnu meminta para pedagang yang digusur lebih bersabar. Sebab, Pemkot Banjarmasin tengah mencari solusi untuk para pedagang itu. Ibnu juga meminta data yang akurat terkait jumlah pedagang untuk memudahkan proses relokasi.
Tashudi, perwakilan pedagang meminta pencarian solusi tidak kelewat lama. "Perputaran uangnya luar biasa. Akhir pekan di siring itu antara Rp 200 juta sampai Rp 500 juta. Kalau kelamaan, berapa potensi ekonomi kami yang hilang," jelasnya. (fud/az/dye/jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 4 Santri Meninggal Tertimpa Tembok Ambruk di Pesantren Sukabumi
- Polda Sumsel Berikan Makan Siang Gratis kepada Siswa SDN 036 Palembang
- BPTD Jabar Sidak Pul Bus Pariwisata Menjelang Nataru, Antisipasi Kendaraan Bodong
- Bersama Masyarakat, Polres Rohul Deklarasi Kampung Bebas Narkoba di Desa Puo Raya
- BPTD: 1.000-an Bus Pariwisata di Jawa Barat Tidak Laik Jalan
- Jadi Muncikari di Rohul, 3 Orang Perempuan Ditangkap Polisi