Walikota Janjikan Rp 3 Juta bagi Penangkap Pencuri Bunga

jpnn.com - LANGSA - Merasa geram dan kesal terhadap ulah pencuri bunga di taman-taman kota, Walikota Langsa, Tgk Usman Abdullah,SE membuka seyembara. Bagi siapa saja warga masyarakat yang dapat menemukan pelaku pencuri bunga, maka akan diberi hadiah uang tunai sebesar Rp 3 juta.
"Jadi siapa pun mareka yang dapat menanggkap pencuri bunga itu akan saya beri hadiah," Walikota Tgk Usman Abdullah,SE, kepada Rakyat Aceh (Grup JPNN), Minggu, (29/6) usai membeli kembali bunga yang telah dicuri tersebut.
Menurutnya, kebijakan dirinya memberi hadiah bukan sensasi untuk menaikkan popularitas, tapi memang pencurian bunga harus disikapi serius. Sudah hampir 80 batang bunga dengan berbagai jenis hilang dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab.
"Padahal apa yang kami lakukan dengan menanam bunga itu lebih kepada ingin membuat nyaman dan indah kota langsa yang selama ini terkesan gersang. Setelah kita tananam bunga disepanjang jalan T Umar sudah semakin terlihat asri, indah dan nyaman. Namun keseriusan pemko tidak mendapat dukungan sebagian masyarakat, buktinya mareka tega mengambil bunga yang telah ditanam tersebut," celoteh walikota.
Dikatakan, Pemko tidak sanggup sendiiri menjaga bunga yang telah ditanam, tapi butuh dukungan masyarakat untuk terus mengawasi, siapa pun yang mengambilnya dapat melaporkan kepada aparat penegak hukum. (ris)
LANGSA - Merasa geram dan kesal terhadap ulah pencuri bunga di taman-taman kota, Walikota Langsa, Tgk Usman Abdullah,SE membuka seyembara. Bagi siapa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Sebelum Tewas dan Mayat Dicor Semen, JS Sempat Ribut dengan Pelaku
- Mayat JS Dicor Semen di Ruko Jakarta Timur, Pelakunya
- Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Blora, Korban Diracun
- Polres Blora Gulung Pelaku Pembunuhan yang Menewaskan Ayah dan Anak
- Terdakwa Kasus Laka Maut di Lampung Hanya Dihukum Masa Percobaan, Keluarga Korban Kecewa
- Update Terkini Kasus Kematian Darso, Polda Jateng Periksa AKP Hariyadi sebagai Tersangka