Wallahu A'lam…Seluruh Kitab Suci Turun Pada Bulan Ramadhan
"Telah nyata dan dimaklumi bahwa lailatul qadar terdapat pada malam-malam sepuluh terakhir Ramadhan, secara khusus malam-malam ganjil," tulisnya.
Membentang kaji di atas, artinya ada tiga pendapat tentang sejarah turunnya Al-Quran.
Pertama, 17 Ramadhan. Kedua, 24 Ramadhan. Ketiga, malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.
Kata Mubarok, alumni Pondok Pesantren Al-Hamidiyah, ada dua buku yang cukup baik mengulas kajian turunnya Al-Quran dan malam lailatul gadar.
Buku Pengajian Ramadhan Kiyai Duladi, karya Ali Musthofa Ya'kub yang diakui sebagai ulama ahli hadits.
Kemudian buku Al Marjan fii Ulumil Quran, karya Ahmad Dimyathi Badruzzaman.
Oiya, baik Ahmad Mubarok mau pun Muhammad Nur Ihsan, selalu menyudahi kisahnya dengan kalimat wallahu a'lam. Allah yang maha mengetahui. (wow/jpnn)
SIAPA yang pertamakali mengatakan Al-Quran diturunkan pada tanggal 17 Ramadhan? Yuk simak kisah berikut…
Redaktur & Reporter : Wenri
- Pemenang Kompetisi MTQ Internasional Raih Hadiah Uang Rp125 juta
- Heru B. Wasesa dan Tim Gali Fakta Sejarah Nusantara dari Perspektif Eropa
- Memperingati Kudatuli, PDIP Bersama Korban Rezim Otoriter Tabur Bunga di Kantor Partai
- Festival Maek 2024 Akhirnya Digelar, Kenalkan Sejarah Megalitikum di Minangkabau
- Final EURO 2024 dan Stadion Megah dengan Sejarah Kelam Nazi
- Pemda Batang Sambut Baik Gagasan PMB Tentang Penulisan Sejarah