Wamenhan Dukung Pabrik Bom Swasta di Malang
jpnn.com - MALANG - Secara mendadak, Wakil Menteri Pertahanan dan Keamanan (Wamenhan) Letnan Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi pabrik bom PT Sari Bahari di Jalan Muharto, Kota Malang, Jumat (22/11). Dalam kunjungannya, Sjafrie mengaku terpukau dengan pabrik bom swasta satu-satunya di Indonesia tersebut.
Dengan ditemani sejumlah pejabat teras TNI-AU dan owner PT Sari Bahari, Ricky Hendrik Egam, Sjafrie melihat bom latih dan bom tajam yang dipajang dipabrik itu. Dia berdiskusi dengan rombongannya tentang kualitas bom P-100 yang memang banyak diproduksi PT Sari Bahari.
Kepada wartawan, Sjafrie menuturkan bahwa pihaknya sangat mendukung pengembangan yang terus dilakukan PT Sari Bahari untuk menjadi pemasok bom di TNI-AU. "Kami melakukan inpeksi mendadak karena ingin tahu sejauh mana PT ini berkembang. Tapi, menurut saya sudah bagus," ujarnya.
Terkait dengan prospek industri bom ke depan, lanjut Sjafrie, pabrik tersebut mempunyai potensi yang bagus. Apalagi, saat ini Indonesia sedang gencar memperbarui alutsista (alat utama sistem pertahanan). "Selama ada latihan perang, bom dibutuhkan terus," tambahnya.
Untuk mendukung perusahaan industri bom itu, Sjafrie menjelaskan bahwa pemerintah akan selalu bekerja sama dengan PT Sari Bahari. Apalagi, saat ini perusahaan tersebut merupakan satu-satunya pabrik bom swasta. (riq/nen/JPNN)
MALANG - Secara mendadak, Wakil Menteri Pertahanan dan Keamanan (Wamenhan) Letnan Jenderal Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi pabrik bom PT Sari Bahari
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- 525 Honorer Lulus Seleksi PPPK 2024 Tahap I PPU, Segera Isi DRH & Kelengkapan Dokumen
- KPU-Bawaslu Beri Penghargaan kepada Irjen Iqbal yang Sukses Jaga Keamanan Pilkada Riau
- Sepekan Ada 2 Kasus Bunuh Diri di Aceh, Kedua Korban Tergantung di Pohon
- Gunung Semeru Erupsi Lagi Sabtu Pagi, Tinggi Kolom Letusan 600 Meter di Atas Puncak
- Gadis Asal Tasikmalaya yang Hilang Ditemukan di Brebes, Begini Ceritanya
- Bea Cukai Malang Menggagalkan Pengiriman 414.920 Batang Rokok Ilegal