Wanita Ini Menolak Dikarantina, Serang Petugas Sebelum Menghilang
Jumat, 29 Mei 2020 – 08:05 WIB
Ilustrasi tes swab COVID-19. Foto: Ricardo/JPNN.com
Rustam menjelaskan, NU tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri maupun daerah lain. Kuat dugaan NU yang mulai sakit sejak 18 Mei 2020 itu tertulari dari lokal.
"Mudah-mudahan tidak terjadi klaster baru," ucapnya.
Jumlah pasien COVID-19 secara akumulatif sebanyak 27 orang, terdiri dari 4 orang dirawat dan dikarantina, 20 orang sembuh, dan 3 orang meninggal dunia. (antara/jpnn)
Wanita yang tidak diketahui identitasnya ini menyerang petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 karena menolak dikarantina.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
BERITA TERKAIT
- Bencana Longsor di Bukit Jodoh Batam, Delapan Rumah Rusak
- Kobra 3 Meter Masuk Rumah Warga, Disdamkar Natuna Merespons Cepat
- Pelajar yang Tercebur ke Laut Anambas Selamat dari Maut, 5 Anggota Polisi Ini Panen Pujian
- Polisi Temukan Pemilik Motor di Jembatan Barelang, Innalillahi
- Basarnas Natuna Terjunkan Dua Penyelam, Nelayan Hilang di Perairan Tanjung Belum Ditemukan
- Kepri Segera Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Catat Tanggalnya