Wapres Ma’ruf Amin Dukung Panglima TNI Lebih Tegas Lagi Menindak KKB
jpnn.com - JAKARTA - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendukung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melalui jajaran TNI untuk lebih tegas menindak Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB di Papua.
"Memang harus dihadapi dengan lebih tegas lagi," kata Wapres Ma’ruf Amin kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/12).
Menurut Wapres Ma’ruf, sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pertemuan-pertemuan rapat koordinasi tentang Papua, pemerintah akan melakukan pendekatan humanis dan membangun melalui pendekatan teritorial dengan penegakan hukum.
Namun, ungkap Ma’ruf Amin, karena masih adanya kekerasan-kekerasan yang dilakukan KKB, mungkin ada langkah-langkah yang lebih tegas lagi menghadapi kelompok itu.
Menurut Ma’ruf Amin, langkah lebih tegas itu juga disuarakan banyak pihak demi menjaga dan melindungi masyarakat di Papua.
Ma’ruf Amin mengatakan aksi KKB sejatinya hanya terjadi di wilayah tertentu saja, bukan di seluruh Papua.
Berdasarkan kunjungannya ke Papua selama lima hari belum lama ini, Wapres Ma’ruf Amin menegaskan bahwa wilayah Papua secara umum kondusif dan aman.
"Papua itu kondusif dan aman. Saya 5 hari berputar-putar dari Jayapura, Merauke, Timika, Kaimana, sampai ke Biak. Kalaupun ada (KKB) itu sebenarnya di daerah, kelompok kecil saja. Memang harus dihadapi dengan lebih tegas," katanya. (antara/jpnn)
Wapres Ma’ruf Amin mendukung Panglima TNI Laksamana Yudo Margono untuk lebih tegas lagi menindak KKB di Papua.
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi
- TNI Kerahkan 66.714 Personel untuk Bantu Amankan Arus Mudik Lebaran 2025
- Sambut Hari Raya Idulfitri 2025, Panglima TNI Membuka Bazar Murah Demi Kesejahteraan Prajurit dan PNS
- Panglima TNI Serahkan Paket Sembako Kepada Prajuritnya Menjelang Idulfitri 1446 H
- Ribuan Tentara Terimbas UU Baru TNI, Harus Pensiun atau Ditarik ke Barak Lagi
- Dorong Semangat Baru di Tubuh TNI, 6 Jabatan Strategis Diserahterimakan
- Panglima TNI Diminta Ambil Tindakan Buntut Penembakan 3 Polisi di Lampung