Warga Australia di Luar Negeri Kemungkinan Harus Menunggu Lebih Lama untuk Pulang
Jumat, 02 Juli 2021 – 23:03 WIB

Pemerintah Australia mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah kedatangan warganya yang masih tertahan di luar negeri. (AAP: Paul Miller)
Namun sejumlah pakar kesehatan mengatakan mereka tidak diajak konsultasi dulu soal ini.
Mereka juga mengatakan sikap mereka dan imbauan masih sama dan belum berubah, yakni orang-orang yang berusia muda sebaiknya menerima vaksin Pfizer.
Perbedaan pandangan ini membuat banyak orang menjadi kebingungan.
Para pemimpin federal, negara bagian dan teritori juga membahas perpanjangan Perjanjian Kemitraan Nasional COVID-19, yang mencakup bantuan keuangan federal untuk biaya kesehatan.
Laporan tambahan oleh Melissa Clarke
Diproduksi oleh Farid M. Ibrahim dari artikel ABC News
Yuk, Simak Juga Video ini!
Tak hanya jumlah kedatangan internasional yang dikurangi, Pemerintah Australia juga akan mencoba memperpendek karantina menjadi tujuh hari bagi yang sudah divaksinasi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi