Warga Australia Dibawah 40 Tahun Sekarang Bisa Mendapatkan Vaksin AstraZeneca

Sementara itu persediaan vaksin AstraZeneca yang diproduksi di fasilitas manufaktur CSL di Melbourne, saat ini sangat banyak.
ABC telah meminta klarifikasi lebih lanjut dari Kantor Perdana Menteri mengenai permasalahan ini.
Disebutkan, orang yang berusia di atas 60 tahun akan tetap diprioritaskan untuk vaksin AstraZeneca, namun orang Australia berusia lebih muda sekarang dapat meminta suntikan dari dokter mereka.
Warga Australia yang berusia di bawah 40 tahun, kecuali yang berada di beberapa wilayah regional dan Kawasan Australia Utara, sejauh ini tak memiliki akses ke vaksin AstraZeneca. Mereka harus menunggu sampai vaksinasi kelompok usia lain selesai diberikan.
Pemerintah proteksi dokter dari reaksi yang merugikan
Perubahan kebijakan vaksinasi ini tampaknya membuat sejumlah kalangan profesional medis lengah.
Tak Ketua Asosiasi Medis Australia (AMA) Dokter Omar Khorshid menyatakan yang dia ketahui yaitu warga berusia muda hanya boleh meminta vaksin AstraZeneca jika berada dalam kelompok prioritas.
"Mungkin pemerintah benar-benar akan membuka AstraZeneca kepada siapa pun dalam waktu dekat," kata Dr Khorshid kepada ABC.
"Tapi perlu disadari bahwa para ahli merekomendasikan untuk orang di bawah usia 60 tahun, vaksin Pfizer yang lebih tepat," katanya.
Rencana awalnya di Australia mereka yang berusia muda akan diberikan vaksin Pfizer
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi