Warga Australia ini Bangun Ratusan Rumah Tahan Badai untuk Warga Miskin di Fiji

Pasangan warga Fiji, Moape dan Timaleti baru-baru ini pindah ke salah satu bangunan kecil dua kamar yang ditinggali oleh 4 anak perempuan mereka, salah satu anaknya menderita autis.
"Kami kini memiliki rumah, kami tinggal dibawah atap yang dapat ditinggali keluarga kami dan kami bisa bersama-sama," kata Moape.
Saat ini ada sekitar 780 orang yang tinggal di 164 rumah di Koroipita.
Meski Pemerintah Selandia Baru telah membantu membangun rumah rumah di desa itu, namun tetap saja permintaan rumah tahan badai di kawasan itu tetap sangat besar.
Dan karena ada ribuan keluarga yang berada dalam daftar tunggu, maka banyak warga yang tertekan dan marah ketika diberitahu belum ada jatah rumah utnuk mereka. Warga yang belum mendapat jatah rumah ini kerap mengancam Drysdale dan stafnya.
"Setiap pekan saya merasa terancam, begitu juga dengan staf saya juga ikut diancam,"
"Ini merupakan pekerjaan yang berbahaya. karena ini merupakan jantung kemiskinan."

Pembangunan rumah tahan badai di Desa Koroipita
Seorang warga Australia, Peter Drysdale memimpin pembangunan rumah tahan badai yang terjangkau bagi masyarakat paling miskin di Fiji.Di luar kawasan
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi