Warga Banyuwangi Lahirkan Bayi Kembar Tiga, Dua Siam
Bingung karena Tak Punya Biaya Operasi Pemisahan
Minggu, 03 Februari 2013 – 02:44 WIB

Bayi kembar siam anak pasangan Yuda Winarno dan Sika Jayati di RS Al-Huda Banyuwangi. Foto: Abdul Aziz/Radar Banyuwangi
Umumnya, bayi kembar siam dempet dada hingga perut bagian bawah hanya memiliki satu pembuluh darah dan jantung. Karena itu, pemisahannya jauh lebih rumit. Meski demikian, tim dokter akan tetap memantau bayi tersebut hingga kondisinya stabil. "Jika sudah memungkinkan, kami akan mengirim tim ke Banyuwangi," terang Agus.
Tim itu terdiri atas dokter spesialis anak, bedah anak, anestesi, dan jantung anak. Mereka akan memastikan apakah bayi kembar siam itu bisa dibawa ke RSUD dr Soetomo.
Agus menjelaskan, kasus yang ditangani tim PPKST kali ini terbilang langka. Pada 2003, memang ada bayi kembar tiga yang juga dari Banyuwangi. Ketiganya perempuan dan hanya dua yang dempet. Artinya, bayi tersebut dari satu telur.
Kali ini, satu bayi ternyata berjenis kelamin laki-laki. Dengan kata lain, ada dua sel telur yang dibuahi secara bersamaan. Salah satu sel telur yang kebetulan menjadi janin perempuan membelah lagi menjadi dua. Namun, karena tidak mampu membelah sempurna, terjadi kembar siam.
Bayi kembar tiga lahir itu sudah biasa. Tapi, bila dua di antara tiga bayi itu dalam kondisi dempet (siam), itu termasuk langka. Apalagi, tiga bayi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara