Warga Desa Geruduk Tempat Karaoke Bandel

jpnn.com - jpnn.com - Puluhan warga Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Pekalongan, Jateng, sudah habis kesabaran.
Mereka menggeruduk tempat hiburan karaoke ilegal di desa setempat, Minggu malam (5/3).
Warga kesal lantaran sejumlah tempat hiburan tersebut masih nekat buka, meskipun sudah disegel oleh pemerintah daerah.
Dalam aksi tersebut, puluhan warga meminta pemilik karaoke untuk benar-benar menutup usahanya karena dinilai menuai dampak sosial di lingkungan sekitarnya.
Aparat keamanan, baik dari kepolisian, TNI, Satpol PP, maupun pihak kecamatan dan desa berjaga-jaga di lokasi sehingga aksi tersebut berjalan kondusif.
"Menurut keterangan warga, mereka sudah suntuk dengan adanya hiburan cafe dan karaoke ilegal yang jelas-jelas sudah ditutup namun diketahui masih buka," kata Kepala Desa Wangandowo, Sobirin.
Dikatakan, ada sekitar lima puluhan warga yang melakukan aksi tersebut. Namun, kata dia, aksi itu berjalan damai.
"Warga cuma memperingatkan saja, agar semua bisa ditutup. Soalnya masyarakat mengaku sudah sangat suntuk dengan keberadaan karaoke. Mereka penginnya di Desa Wangandowo tidak ada karaoke karena dinilai menimbulkan dampak sosial yang tidak baik," kata dia.
Puluhan warga Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Pekalongan, Jateng, sudah habis kesabaran.
- Heboh Penikaman di Karaoke See You Rohil, 2 Orang Tewas, Satunya Polisi
- Satpol PP Surabaya Temukan 2 RHU Jual Miras saat Ramadan
- Tempat Karaoke Beroperasi Saat Bulan Puasa, Ada LC Lagi Siap-Siap
- Peserta Aksi Nasional 18 Maret Tolak Penundaan Pengangkatan PPPK 2024 Makin Banyak, Menyala!
- Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal
- Ini Tindak Lanjut Pelanggaran Cukai di Magetan Setelah Sanksi Administrasi Terbayarkan