Warga Indonesia Belajar Mengenai Perbedaan dari Pilpres AS 2020
Ajakan untuk 'berdamai'
Lia mengaku meski ia berstatus warga Indoensia, namun pemilihan presiden di Amerika Serikat kali ini menjadi "pelajaran luar biasa" bagi dirinya.
"Pemilihan kali ini khusus, karena dunia dan Amerika Serikat yang udah terpolarisasi. Karena itu, saling rangkul yang nyata itu benar-benar menjadi hal lebih penting."
"Jadilah juru damai. Ada kalah, ada menang."
Menurutnya, di saat semua orang menjadi "tidak rasional" apalagi di jaman pandemik COVID-19 sekarang ini, semua kalangan harus saling dukung.
"Semoga semua kubu segera move on untuk menghadapi masalah bersama yakni bertahan dari COVID-19."
Sementara itu, Indah mengaku jika ada beberapa teman yang mengajaknya agar membuat kegiatan bagi komunitas Indonesia di Philadelphia yang sebelumnya berbeda pendapat saat pilpres Amerika Serikat agar mereka bisa tetap "bersatu dan berdamai".
Indah Nuritasari, warga Indonesia di kota Philadelphia, Amerika Serikat ikut datang ke perayaan di pusat kota akhir pekan lalu, setelah Joe Biden dinyatakan sebagai pemenang presiden tahun ini
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Ivanka Trump Ogah Dukung Klaim Mengada-ada Ayahnya soal Pilpres AS 2020
- Sudah Kalah, Donald Trump Masih Banyak Ulah, Duh
- AS Mencekam, TB Hasanuddin Keluarkan Imbauan untuk WNI di New York
- Presiden Donald Trump Tinggal Sejarah, Pendukungnya Masih Saja Berulah
- Pidato Terakhir, Presiden Donald Trump Doakan Joe Biden
- Babak Belur dan Tak Bisa Berkilah, Donald Trump Akhirnya Mengaku Kalah