Warga Indonesia di Australia Saling Bantu di Tengah Kesulitan Akibat Corona

Menurut Meliana, diperlukan aksi cepat dalam menolong sesama apalagi di tengah berkurangnya ketersediaan lapangan pekerjaan di tengah pandemi COVID-19 di Australia.
Membagi makanan untuk mahasiswa

Jika Meliana menolong pemegang WHV di Kawasan Australia Utara, David Yunus yang tinggal di Sydney tergerak membantu mahasiswa internasional dengan cara membelikan makanan.
David yang bekerja di supermarket merasa beruntung karena masih memiliki pekerjaan, saat banyak orang yang justru tidak memiliki penghasilan akibat pembatasan sejumlah usaha dan bisnis.
"Awalnya saya ada dua pekerjaan. Salah satu pekerjaan sudah hilang, tapi beruntung masih ada pekerjaan di supermarket. Dan ketika melihat di grup Facebook, banyak yang tidak punya pekerjaan sama sekali," kata David.
"Terus saya melihat semakin ke sini, semakin kasihan. Apalagi saya dulu pernah merasakan bagaimana rasanya harus membayar uang sekolah."
David kemudian menghubungi Darwin Tjoea, seorang mahasiswa yang kehilangan pekerjaannya sebagai seorang koki, sehingga harus mencari pendapatan baru dengan menjual makanan.
Ia menghubungi Darwin, yang belum pernah ia kenal sebelumnya.
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan warga yang ada di Australia, termasuk beberapa warga Indonesia, kehilangan pekerjaan mereka
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi
- Terungkapnya Tindakan Kekerasan di Sejumlah Pusat Penitipan Anak di Australia
- Kabar Australia: Gaji AU$ 100.000 Belum Tentu Cukup untuk Sewa Rumah
- Bagaimana Peluang Timnas Indonesia Lulus Piala Dunia 2026 Seusai Dihajar Australia?