Warga Indonesia di Australia Saling Bantu di Tengah Kesulitan Akibat Corona
"Menurut saya kita perlu saling membantu dan menolong sebisa kita. Tidak harus dengan uang. Kebetulan kami punya tempat di rumah, ya kami menolong dengan cara ini."
Pandemi virus corona
Ikuti laporan terkini terkait virus corona dari Australia dalam Bahasa Indonesia.
Upaya menularkan kebaikan
Merasa "beruntung" juga diakui Meliana di Kawasan Australia Utara untuk menggambarkan kondisi keluarganya yang masih bisa bertahan di tengah pandemi COVID-19.
Menurutnya, tidak perlu menunggu sampai merasa "berlebih" untuk dapat menolong.
"Harapan saya mudah-mudahan orang-orang tergerak hatinya untuk berbuat dari apa yang mereka punya. Kita tidak harus berlebih. Di saat begini, tidak ada orang yang butuh ceramah, tapi butuh tindakan nyata."
Berharap menularkan ide berbagi kebaikan, ia mengajak wakil ketua organisasi Indonesia Australia Community Darwin Inc. yaitu Dominic Witono untuk melakukan hal yang sama.
"Saya bilang ke Mas Dominic, 'ayo, ini saatnya kita bahu-membahu supaya orang melihat di saat susah. Kita tidak bertanya ras kamu apa, agamamu apa, dan latar belakangmu apa?' tapi kita bisa bersatu."
Photo: Seorang mahasiswa sedang mengambil makanan gratis di Sydney Townhall yang dibuat Darwin. (Supplied: Darwin Tjoea)
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan warga yang ada di Australia, termasuk beberapa warga Indonesia, kehilangan pekerjaan mereka
- Biaya Hidup di Australia Makin Mahal, Sejumlah Sekolah Berikan Sarapan Gratis
- Rencana Australia Membatasi Jumlah Pelajar Internasional Belum Tentu Terwujud di Tahun Depan
- Inilah Sejumlah Kekhawatiran Para Ibu Asal Indonesia Soal Penggunaan Media Sosial di Australia
- Pendidikan dan Pengalaman Kerja Migran, Termasuk Asal Indonesia, Belum Tentu Diakui Australia
- Jujur, Nova Arianto Kurang Puas Timnas U-17 Indonesia Imbang Melawan Australia
- Timnas U-17 Indonesia Lulus ke Piala Asia U-17 2025