Warga Muda Australia Berbagi Cerita tentang Membangun Karir di Tengah Pandemi COVID-19

"Ada perasaan tidak merasa jadi bagian dari kehidupan di sini sepenuhnya," katanya.
"Selalu ada rasisme terselubung dan ini seperti menjadi pengingat bahwa 'ya kamu tidak sepenuhnya 100 persen warga Australia'."
Mata pelajaran Fisika di sekolah kemudian menjadi obsesinya sekaligus salah satu cara dia menunjukkan dirinya kepada dunia.
"Saya selalu merasa harus membuktikan diri kepada orang lain. Paling tidak itu yang saya rasakan," katanya.
Dia mengatakan, perubahan dari fisika kuantum menjadi pekerja di bidang keamanan siber adalah "kebetulan yang menyenangkan."
"Namun semakin saya merenung dan melihat bagaimana saya dibesarkan, itu semakin memberikan saya motivasi untuk melakukan sesuatu yang berarti," katanya kepada ABC.
Lockdown seperti yang terjadi di beberapa negara bagian di Australia saat ini membuat lebih banyak orang menggunakan internet, dan menurut Seiji, ada kebutuhan untuk membangun sistem perlindungan baru dengan cepat.
Dia sudah berhasil membantu menyelesaikan beberapa masalah yang muncul di saat pandemi, dan sama seperti juga pemenang perhargaan lain, Seiji Amstrong mengunakan plaform online untuk menunjukkan jati dirinya.
Pandemi sudah mengubah cara kita bekerja, tetapi beberapa warga muda Australia ini punya saran tentang cara memajukan karir, bahkan di tengah pandemi global
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi