Warga Muda Australia Berbagi Cerita tentang Membangun Karir di Tengah Pandemi COVID-19

"Ini adalah usaha membangun hubungan'
Stanley Wang menjadi kepala sekolah di SD Abbotsford di Melbourne di pertengahan tahun 2020, sebuah SD yang memiliki program pengajaran dua bahasa, Mandarin dan Inggris, yang tertua di Melbourne.
Perkiraan kasar menunjukkan bahwa hanya ada sekitar 130 warga Australia yang tidak punya latar belakang Tiongkok yang bisa berbahasa Mandarin.
Inilah yang ingin diubah oleh Stanley Wang, baik melalui sekolahnya atau melalui percakapan online yang mulai dilakukannya awal tahun ini.
"Belajar bahasa apa saja memiliki manfaat secara kognitif, juga baik untuk pemahaman antarbudaya," katanya, sambil menambahkan bahwa ini juga membantu siswa memperluas wawasan mereka.
Bagi siswa yang sekarang mengalami gangguan dalam belajar bahasa karena pandemi, Stanley Wang memberikan nasihat berikut.
"Saya melihat belajar bahasa seperti membangun kemampuan untuk satu saat nanti berkegiatan di negara lain atau dalam budaya lain," katanya.
"Meski saat ini bukan waktu yang ideal, dan dibutuhkan banyak ketekunan, saya kira ini semua akan memberi manfaat nantinya," katanya.
Seiji Armstrong, Diana Nguyen, Jeanette Kar Yee Cheah dan Stanley Wang adalah penerima penghargaan " Under 40 Most Influential Asian-Australians Awards tahun 2021.
Pandemi sudah mengubah cara kita bekerja, tetapi beberapa warga muda Australia ini punya saran tentang cara memajukan karir, bahkan di tengah pandemi global
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi