Warga Myanmar Terdampar di Perairan Aceh Utara
Kamis, 02 Februari 2012 – 10:19 WIB
LHOKSEUMAWE-Sebanyak 54 warga keturunan Rohingnya asal Myanmar ditemukan terdampar di kawasan perairan Aceh, kira-kira 80 mil dari pesisir pantai Aceh Utara oleh para nelayan sedang mencari ikan, Rabu (1/2) sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka ditemukan dalam satu perahu kayu berbobot 20 ton dalam kondisi kelaparan dan juga kehausan. “Kita sulit berkomunikasi dengan mereka untuk mendapat data lebih,pasalnya mereka tidak bisa berbahasa Inggris atau Arab. Untuk sementara kita tampung di kampong ini setelah itu akan kita ambil tindakan lebih lanjut untuk memulangkan ke negara asalnya,” ujar Irawan Kasi Wasdakin kantor Imigrasi Kelas II Lhokseumawe.
Oleh para nelayan kapal yang mesinnya sudah mati tersebut diseret ke kawasan pesisir pantai Desa Beuleuka Teubai,Kecamatan Dewantara, Aceh Utara untuk mendapat pertolongan. Kemudian mereka dibawa ke balai pengajian di desa tersebut untuk dikumpulkan.
Baca Juga:
Warga desa setempat melaporkan temuan manusia perahu itu ke aparat desa diteruskan ke aparat kepolisian dan akhirnya ke pihak Imigrasi Kelas II Lhokseumawe. Oleh petugas imigrasi mereka didata namun hanya sebatas nama serta asal negera mereka yakni Myanmar.
Baca Juga:
LHOKSEUMAWE-Sebanyak 54 warga keturunan Rohingnya asal Myanmar ditemukan terdampar di kawasan perairan Aceh, kira-kira 80 mil dari pesisir
BERITA TERKAIT
- Konon Kerugian Negara di Kasus SPPD Fiktif DPRD Riau Capai Rp 100 Miliar Lebih, Ini Kata BPKP
- Perkuat Partisipasi Kelompok Rentan dalam Pilkada, Setara Institute Susun Rekomendasi Kebijakan
- Ada Jalan Amblas, Lalu Lintas OKU Timur - OKU Selatan Lumpuh Total
- Bentrok Ormas di Pekanbaru, Puluhan Orang Mengamuk
- Polisi Ungkap Fakta soal Lokasi Penemuan Kerangka Manusia di Pademangan
- Wahai Honorer Pelamar PPPK 2024 Tahap 1, Sudah Siap? Ada yang Harus Naik Pesawat