Warga Sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang Dilatih, Bakal Jadi Tenaga Keamanan

Setelah pelatihan, kata Fakhrur, jika ada ruang untuk rekrutmen, mereka yang sudah punya kompetensi bisa mendaftar.
Saat ini sudah ada perekrutan 20 tenaga kemanan di kawasan. Namun, seiring dengan berjalannya waktu perekrutan akan terus dilakukan. Apalagi akhir tahun ini perusahaan-perusahaan di KITB sudah ada yang beroperasi.
"Kami siapkan, yang penting mereka sudah punya tiket. Mereka kan bagian dari perubahan peralihan lahan," imbuhnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang, Suprapto menyambut positif keterlibatan KITB dalam peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal.
Suprapto melihat peluang pada akhir tahun ini hingga 2024 ada sekitar 13 ribu kebutuhan tenaga kerja.
"Yang perlu disiapkan untuk masyarakat adalah bahwa pekerjaan itu tidak hanya di sektor formal saja. Seperti tenaga keamanan ini," ucap Suprapto.(mcr28/jpnn)
Sebanyak 125 orang yang mengikuti pelatihan untuk menjadi tenaga keamanan di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau yang dikenal juga dengan Grand Batang.
Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Wenti Ayu Apsari
- Rumah BUMN SIG di Rembang: 495 UMKM Naik Kelas & Serap 1.869 Tenaga Kerja
- Dukung Industri Garmen, Bea Cukai Beri Izin Fasilitas Kawasan Berikat ke Perusahaan Ini
- Waka MPR Dukung Keterlibatan Aktif Penyandang Disabilitas dalam Pembangunan Ditingkatkan
- Serikat Karyawan Garuda Indonesia Desak Transparansi Manajemen
- Ada Genangan Air di Batang, Kereta Api Gumarang Terhenti di Semarang Hampir 2 Jam
- Wakili Indonesia, William Yani Angkat Isu Keadilan Tenaga Kerja di Forum Regional