Warga Sulut, Malut dan Papua Barat Diminta Jauhi Pantai
Jumat, 31 Agustus 2012 – 21:55 WIB

Warga Sulut, Malut dan Papua Barat Diminta Jauhi Pantai
JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menghimbau warga di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut) dan Papua Barat untuk menjauhi pantai. Peringatan ini disampaikan menyusul terjadinya gempa 7,9 SR (skala richter) di Filipina.
"Posko BNPB telah menyampaikan potensi tsunami kepada BPBD Sulawesi Utara, BPBD Maluku Utara dan BPBD Papua Barat agar masyarakat menjauhi pantai," kata Sutopo dalam rilisnya yang diterima JPNN, Jumat (31/8).
Gempa 7,9 Skala Richter (SR) Philipina Islands Jumat (31/8) jam 19.47.34 Wib. Gempat tepatnya berada 10.83 LU, 126.68 BT dengan kedalaman 34 km. Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) mengeluarkan peringatan tsunami untuk Filipina, Indonesia, dan Belau.
BMKG sendiri telah menyampaikan informasi kepada Posko BNPB adanya potensi tsunami level siaga di Sorong dan Raja Empat. Tsunami diperkirakan 0,5 m akan menyapu sebagian pesisir kawasan timur Indonesia (KTI), yakni di Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Papua Barat pada pukul 23.00 WIT.
JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menghimbau warga di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut)
BERITA TERKAIT
- Analis Ekonomi Politik Sebut Pemerintahaan Prabowo – Gibran Solid dan Demokrasi Indonesia Baik-baik Saja
- Kepala BSKDN Apresiasi Inovasi Kabupaten Klaten di IGA 2024
- Penggunaan Listrik di Jakarta Diprediksi Meningkat Selama Ramadan
- Menteri Trenggono Sebut Kasus Pagar Laut di Tangerang Dilimpahkan ke Bareskrim
- Polisi Sudah Antisipasi Titik Kepadatan Kendaraan Selama Ramadan di Jakarta
- Pelajar Indonesia Raih Prestasi Gemilang dalam Ujian Cambridge International