Warnet Disinyalir Jadi Markas Pelaku Kriminal Jalanan

Salah satunya sebut Hendrianto adalah warung internet (warnet). Keberadaan warnet yang kurang sehat kerap menjerumuskan anak ke dalam dunia kriminal.
Bagaimana tidak penyajian warnet yang tanpa batas kerap dijadikan tempat berkumpul anak-anak yang berbeda karakter.
"Saat anak baik-baik masuk ke lingkungan itu, jelas akan terpengaruh. Nggak mau dibilang nggak gaul, anak-anak ini jadi ikut-ikutan, malak orang, rampas sepeda motor orang, mencuri dan lain sebagainya," ujar Hendrianto.
Untuk mengatasi persoalan itu kata Hendrianto, perlu peran aktif semua pihak. Dimulai dari orangtua agar lebih ketat lagi mengawasi pergaulan anaknuya saat berada di luar jam sekolah.
Begitu juga dengan tenaga pengajar di sekolah agar lebih maksimal lagi menyadarkan anak dengan berbagai metode pengajaran yang efektif.
"Peran orang tua dan guru memang sangat penting, tapi harus didukung juga lingkungan. Keberadaan warnet perlu diperketat instansi pemerintah terkait," tutur Hendrianto.
Pihak kepolisian kata Hendrianto, sifatnya menanggapi sebuah kejadian. Memang ada langkah pengawasan untuk menjamin ketertiban dan keamanan bersama namun tidak setiap waktu dan di setiap tempat polisi ada.
"Makanya ini perlu peran aktif semua kita," ujarnya.
Keterlibatan anak di bawah umur dengan aksi kriminal jalanan menjadi persoalan yang serius di wilayah Sagulung, Batam, Kepri, saat ini.
- Prancis Apresiasi Polres Tanjung Priok Tangkap Pelaku Pembegalan Warganya
- Mengaku Korban Begal, Pria di Sukabumi Bawa Kabur Uang Perusahaan Rp 504 Juta
- Dikejar Korbannya, Jambret Tabrak Angkot, Apes
- Ternyata Ini 2 Begal yang Beraksi di Setiabudi Bandung
- Kawanan Begal Sadis Beraksi di Sukabumi, Duit Rp 504 Juta Raib
- Kawanan Begal Merampok Karyawan Perusahaan, Duit Rp 504 Juta Raib