Wartawan Asing Keluhkan AC di Media Center Tak Dingin
jpnn.com, BEKASI - Wartawan asal Jepang Sato Yosuke cukup sabar menjalani tugas peliputan di Asian Games 2018. Meski merasakan kurang nyaman seperti meliput di negaranya, dia memaklumi kondisi Indonesia.
"Ini pertama kali saya liputan Asian Games. Memang, kalau dibandingkan (di Jepang, red) tempatnya ini tak senyaman di negara saya," katanya, saat ditemui di media center Stadion Patriot Bekasi, Minggu (12/8) malam.
Menurut dia, ada beberapa masalah yang sejatinya membuat dirinya kurang nyaman bekerja. Secara kondisi, ruangan ternyata tidak dingin.
"Ya, memang kurang dingin, mungkin pendinginnya atau cuacanya memang begini. Yang pasti saya berkeringat," ungkapnya, lantas tertawa.
Satu hal lainnya, adalah serangan nyamuk yang menurutnya berbeda dengan di negaranya.
"Di negara saya juga ada nyamuk, tapi di luar rumah. tapi di sini nyamuknya cukup banyak," ujar dia.
Saat jumpa pers pun demikian, beberapa pelatih dan pemain terlihat beberapa kali tangannya turun. Meski tak terang-terangan, tapi terdengar suara tepukan tangan ke kaki yang menunjukkan mereka berusaha menepuk nyamuk yang membuat gatal.
"Semoga besok bisa lebih baik lagi agar berkurang problem ini," ungkap dia. (dkk/jpnn)
Wartawan asal Jepang Sato Yosuke cukup sabar menjalani tugas peliputan di Asian Games 2018.
Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad
- Warganet: Pembukaan Olimpiade Paris Beda Kelas dengan Asian Games 2018
- Dahlan Iskan Ungkap Sosok Arsitek Gala Dinner G20 Bali di GWK, Ternyata
- Wishnu Wishnu
- Ajang Formula E Dibandingkan dengan Asian Games 2018, Raja Pane: Enggak Elok Rasanya
- Hore! Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 dari Denmark, Satu Lagi
- Erick Thohir Sebut Upacara Pembukaan PON Papua Nyaris Mengalahkan Asian Games 2018