Waskita Karya Bukukan Laba Bersih Rp 294 Miliar

Di mana perseroan mengambil alih kepemilikan saham SMI di PT Waskita Toll Road (WTR) sebesar 4,501%, dan dilanjutkan dengan pengambilalihan 55% saham PT Waskita Toll Road (WTR) pada PT Cimanggis Cibitung Toll Road (CCT) oleh SMI.
Dengan adanya aksi korporasi tersebut, total liabilitas perseroan yang sebelumnya tercatat sebesar Rp 88,14 triliun pada akhir 2021, berhasil turun hingga 12,40% menjadi Rp 77,21 triliun pada 1H22.
Adapun total ekuitas perseroan pada 1H22 sebesar Rp 19,94 triliun, serta total aset perseroan tercatat sebesar Rp 97,14 triliun.
Novianto mengatakan pada semester kedua 2022 ini, perseroan akan terus fokus pada bisnis operasionalnya, terutama melalui penyerapan dana PMN yang lebih besar untuk mendukung penyelesaian proyek-proyek eksisting.
“Di semester kedua ini, perseroan juga optimis dapat menyelesaikan rangkaian transaksi atas 3 ruas tol perseroan lainnya melalui strategic partnership, di mana aksi korporasi ini akan memberikan dampak penurunan utang perseroan melalui dekonsolidasian utang, sehingga beban keuangan juga akan menurun secara signifikan," tutur dia.
Diharapkan melalui aksi korporasi tersebut dan peningkatan kinerja operasional, Waskita Toll Road bisa mencatatkan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan kedepannya.(chi/jpnn)
Diharapkan melalui aksi korporasi tersebut dan peningkatan kinerja operasional, Waskita Toll Road bisa mencatatkan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- CBD PIK2 Buyback Saham Rp 1 Triliun, Laba Melejit Hampir 60%
- Menjelang Spin Off, BTN Syariah Panen Penghargaan
- Elitery Catat Pertumbuhan Positif di 2024, Pendapatan Meningkat 50%
- Masjid Garapan Waskita Karya Siap Digunakan untuk Ibadah, Ramadan Makin Khusyuk
- Januari 2025, Laba Bersih BNI Tumbuh Capai Rp1,63 triliun
- KPK Dalami Korupsi Shelter Tsunami NTB, Waskita Karya Berpotensi Jadi Tersangka Korporasi