Waspada, ini 6 Dampak Konsumsi Gula Berlebih

Hormon leptin merupakan hormon yang berperan mengatur rasa lapar. Apabila resistensi hormon leptin terjadi, Anda akan terus merasa lapar sehingga terjadinya berat badan berlebih atau obesitas tak bisa dihindari lagi.
3. Penyakit jantung
Konsumsi gula di luar batas wajar bisa mengurangi kadar lemak baik (HDL), dan meningkatkan kadar lemak jahat (trigliserida) di dalam tubuh. Kondisi tersebut dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, serangan jantung dan stroke.
4. Jerawat
Makanan yang mengandung banyak gula mampu meningkatkan kadar gula darah dan insulin secara bersamaan. Hal ini dapat memengaruhi pengeluaran hormon androgen, yang memicu terjadinya peradangan, produksi minyak berlebih dan sebum. Di mana, semua kondisi tersebut adalah cikal bakal munculnya jerawat.
5. Perlemakan hati
Konsumsi gula tanpa memerhatikan batasan dapat menimbun kadar fruktosa di dalam tubuh. Jika terjadi berkelanjutan atau tidak diatasi, keadaan tersebut dapat menyebabkan terjadinya perlemakan hati.
6. Gigi berlubang
Faktanya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan agar setiap orang membatasi asupan gula hanya sebanyak 50 gram per hari atau setara dengan 5–9 sendok teh.
- 5 Makanan Pemicu Inflamasi
- Ahli Sarankan Pembatasan Konsumsi Gula saat Anak Berbuka Puasa
- PTPN-SGN Gelar Operasi Pasar 43 Ribu Ton Gula dengan Harga di Bawah HET
- Dukung Swasembada Pangan, Petrokimia Gresik Teken MoU Perluas Program Makmur 2025
- Ulangi Sejarah Kejayaan, PTPN Group Jadi Produsen Gula Terbesar
- 7 Manfaat Rutin Minum Kopi Tanpa Gula, Tekanan Darah Bakalan Tetap Terkendali