Waspada! Ini 6 Penyebab Pendarahan Otak dan Cara Mencegahnya

4. Gangguan Darah
Gangguan darah seperti hemofilia dan anemia sel sabit dapat menyebabkan kadar trombosit mengalami penurunan. Keduanya memicu terjadinya pembekuan darah.
Pembekuan darah merupakan salah satu faktor risiko terjadinya perdarahan otak. Perdarahan juga dapat terjadi jika seseorang menggunakan obat pengencer darah.
5. Gangguan Hati
Dokter Devia mengatakan perdarahan otak juga dapat terjadi pada orang yang mengalami gangguan hati.
“Hal ini karena orang yang punya gangguan hati juga punya masalah gangguan pembekuan darah, yang tidak lain merupakan salah satu pemicu terjadinya perdarahan, termasuk di otak,” terang dr. Devia.
6. Rokok dan Obat-obatan Terlarang
Rokok maupun obat-obatan terlarang seperti kokain dapat meningkatkan risiko perdarahan di otak. Pasalnya, racun di dalam rokok dan kokain dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit.
Ketika kondisi ini terjadi, di saat bersamaan pembuluh darah, termasuk arteri di otak dapat melemah. Akibatnya risiko pecahnya pembuluh darah arteri penyebab hemoragik semakin besar.
Itu dia penyebab perdarahan otak. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah risiko hemoragik adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat.
Caranya lakukan olahraga secara rutin dan hindari makanan yang dapat menimbulkan faktor risiko penyebab perdarahan otak.(OVI/JKT/klikdokter)
Gejala perdarahan otak meliputi sakit kepala parah, kejang, mual, muntah, pandangan dan konsentrasi menurun, keseimbangan dan kemampuan koordinasi tubuh terganggu hingga menyebabkan hilangnya kesadaran.
Redaktur & Reporter : Yessy
- 3 Makanan yang Baik untuk Otak
- Brain Bypass Surgery Jadi Harapan Baru Bagi Pasien Strok & Gangguan Pembuluh Darah Otak
- 6 Bahaya Teh Hijau, Tidak Aman untuk Penderita Penyakit Ini
- 4 Manfaat Air Daun Sirih Campur Madu, Wanita Pasti Suka
- 3 Obat Sakit Kepala yang Aman Anda Konsumsi
- Rutin Mengonsumsi 8 Makanan Ini, Kesehatan Otak Tetap Terjaga