Waspada, Jalur Pantura Cikarang-Kedungwaringin Rawan Ranjau

jpnn.com, CIKARANG - Para pemudik mesti ekstra waspada saat melewati Kabupaten Bekasi.
Hal ini karena jalur Pantura Cikarang-Kedungwaringin Rawan Ranjau Paku.
Pemudik yang hendak menuju Jawa Timur, Iwan sudah menjadi korban. Saat itu dirinya mengemudikan mobil pribadi dengan jumlah penumpang lima orang.
Iwan memacu kecepatan kurang lebih 50 km per jam. Mendadak setirnya oleng ke kiri, karena ada ledakan di bagian belakang sebelah kiri.
“Pas saya cek ternyata ban mobil belakang gembos dan sobek parah. Diketahui, sobekan ban tersebut karena terkena ranjau paku dengan jenis plat besi,” kata Iwan.
Penyebab gembos ban mobil Iwan akibat paku yang menancap ke ban dengan jumlah tidak sedikit. Bentuk ranjau seperti potongan besi plat kecil dan runcing.
Diduga sengaja ranjau ditaburkan ke sepanjang Jalur pantura oleh oknum yang tak bertanggung jawab.
“Kepada pemudik lainnya yang hendak pulang ke kampung halaman masing-masing, baiknya selalu waspada jika melintasi jalan tersebut,” kata Iwan mengingatkan.(cok/see/pojokbekasi)
Penyebab gembos ban mobil milik Iwan akibat paku yang menancap ke ban dengan jumlah tidak sedikit. Bentuk ranjau seperti potongan besi plat kecil.
Redaktur & Reporter : Yessy
- Polisi Berlakukan Contraflow di Jalur Nagreg Menuju Bandung
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- ASDP: Arus Balik di Pelabuhan Gilimanuk Mulai Meningkat
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- Jalur Selatan-Selatan Terhambat, Polda Jateng: Ini Kuasa Tuhan
- Polda Jateng: Lonjakan Arus H+1 hingga H+3 Jadi Anomali Mudik Lebaran 2025