Waspada, Kasus Covid-19 di Pantura Timur Masih Tinggi

jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah menggelar sekitar 138.500 tes COVID-19 bersama masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menuturkan sejauh ini kasus COVID-19 di Pantura Timur masih tinggi, sedangkan di Pantai Selatan rendah.
Namun, testing tetap dilakukan di seluruh wilayah di Jawa Tengah.
“Pantura Timur masih tinggi, kalau Pantai Selatan rendah. Tapi tes tetap dilakukan,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Pencegahan Covid-19 di Ruang rapat Kantor Gubernur Gedung A Lantai 2, Senin (3/8).
Untuk pelaksanaan tes swab secara masif, pihaknya berupaya terus dilakukan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki.
Selain itu, sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan provinsi lain.
“Kami berusaha mengarah ke sana (testing) bertahap sesuai dengan kemampuan dan kapasitas. Juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi lain. Anggarannya besar, maka kami bertahap,” imbuhnya.
Disinggung kasus di Kabupaten Jepara, Yulianto mengatakan saat ini telah melakukan testing dan tracing di wilayah tersebut. Itu merupakan langkah pencegahan penyebaran COVID-19 di wilayah yang masih tinggi.
Tes covid-19 massal terus dilakukan Dinkes Pemprov Jateng untuk tracing penyebaran corona di Pantura Timur.
- Para Pemudik Mulai Padati Pantura pada Arus Balik H+2 Lebaran
- H-1 Lebaran, Pemudik Bermotor Padati Jalur Pantura Brebes
- Malam H-2 Lebaran Jalur Pantura Cirebon Masih Dipadati Pemudik
- Wagub Jateng Ikut Rombongan Mudik Gratis dari Jakarta ke Semarang
- Ahmad Luthfi Kembali Lepas Ribuan Orang Mudik Gratis dari Stasiun Pasar Senen Jakarta
- Kala Mudik Gratis Jadi Harapan Perantau Asal Jateng