Waspada! Penipuan Modus Amplop Berisi Dokumen Tercecer

Dan disinyalir penyebaran dokumen penting di jalan raya dan di tempat-tempat umum ini adalah salah satu modus penipuan.
Pada beberapa laman dan blog juga disebutkan bahwa penipuan berkedok surat jatuh sudah lama beredar di masyarakat.
Salah satu pemilik blog menjelaskan sebuah modus yang sama, yakni dengan menjatuhkan amplop cokelat berisikan surat-surat penting. Siapa saja yang mengembalikan akan menerima imbalan sejumlah uang.
Pemberian uang kepada sipenemu dokumen melalui transfer ATM, tentunya dengan panduan di pelaku. Dan akhirnya ATM si penemu dokumen akan dikuras habis oleh pelaku.
Radar Sulteng mencoba mengonfirmasi ke nomor handphone yang tertera pada SIUP pada Senin (9/1) sore. Ketika ditelepon pertama kali nomor telepon, langsung diangkat, terdengar suara seorang pria.
Pria tersebut mengakui bahwa dokumen tersebut miliknya dan balik menanyakan nama dan alamat si penemu dokumen. Selanjutnya, handphone dimatikan. Ketika ditelepon kembali beberapa kali, handphone tidak diangkat lagi.
Kemarin (10/1) sore, Radar Sulteng mencoba mengonfirmasi kembali ke nomor telepon yang tertera dalam SIUP.
Handphone diangkat, pria dengan suara yang hampir sama hanya menanyakan keberadaan dokumen. “Saya sibuk, nanti saya hubungi kembali,” ujar pria tersebut sambil menutup pembicaraan.
Modus penipuan dengan menyebarkan dokumen penting di jalan raya dan tempat umum strategis lainnya, sudah mulai terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah.
- Perusahaan Travel Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan
- Fuji Laporkan Mantan Rekan Kerja ke Polisi
- 3 Berita Artis Terheboh: Fuji Mengaku Ditipu, Inara Rusli: Enggak Heran
- Bareskrim Ungkap Penipuan Berkedok Trading Kripto, Kerugian Capai Rp 105 Miliar
- Bea Cukai Ingatkan Pentingnya Wawas Diri Terhadap Penipuan Mengatasnamakan Instansi
- Marak Penipuan Kripto, Upbit Indonesia Bagikan Cara Aman Berinvestasi