Waspada, Potensi Konflik Bisa Muncul Setelah Pilkada

jpnn.com - BULUNGAN - Pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 telah dilaksanakan. Hasil pilkada, meski belum diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetapi umumnya masyarakat telah memiliki gambaran.
Meski dalam pelaksanaan pilkada berlangsung aman, tetapi masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai pontensi konflik setelah digelarnya pesta demokrasi.
Imbauan antara lain dikemukakan Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kalimantan Utara(Kaltara) Pollymaart Sijabat.
Dia menyampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) se-Kaltara di Ruang Serbaguna Gedung Gadis, Bulungan, Senin (2/12).
"Dalam rakor ini kita (peserta rakor) dapat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan nasional dan deteksi dini terhadap potensi konflik sosial di Kaltara, khususnya pasca pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 27 November,” ujar Pollymart.
Tujuan Pilkada Serentak 2024 sebagai sinkronisasi program pemerintah pusat dan daerah, dan sekaligus sebagai pararel masa pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota.
Pollymaart menuturkan Pilkada menjadi tantangan baru bukan hanya dari aparat keamanan, tetapi juga bagi penyelenggara KPU maupun Bawaslu beserta pemerintah.
Berdasarkan Permendagri Nomor 46 Tahun 2019 tentang kewaspadaan dini di daerah, kewaspadaan dini merupakan serangkaian upaya/tindakan untuk menangkal segala potensi ancaman, tantangan dan hambatan gangguan dengan meningkatkan pendeteksian dan pencegahan dini.
Warga diminta mewaspadai potensi konflik setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
- Gubernur Herman Deru Instruksikan Bawaslu Sumsel Awasi Ketat PSU Pilkada Empat Lawang
- Dugaan Politik Transaksional ke Oknum Penyelenggara Pilkada Papua Bakal Dilaporkan ke KPK
- Wamendagri Ribka Kunjungi Siak demi Pastikan Kesiapan PSU Berjalan Lancar Sesuai Rencana
- Pesan Wagub Cik Ujang ke Masyarakat: Dukung Program Sumsel Maju Terus untuk Semua
- GCP Solid Dukung Willem Frans Ansanay di PSU Pilgub Papua
- Spei Yan dan Arnold Dilantik, Pilkada Pegunungan Bintang Disebut Tanpa Pelanggaran