Waspada, Serangan Heat Stroke Saat Cuaca Panas
Jumat, 25 Oktober 2019 – 23:30 WIB

Lindungi diri dari cuaca panas. Ilustrasi Foto: Riau Pos/dok.JPNN.com
- Sakit kepala berdenyut
- Pusing
- Tidak berkeringat meski panas
- Kulit merah, panas, dan kering
- Kelemahan otot atau kram
- Mual dan muntah
- Detak jantung yang cepat
- Pernapasan yang cepat dan pendek
- Perubahan perilaku seperti kebingungan atau disorientasi
- Hilang kesadaran
- Orang-orang yang berisiko tinggi terkena heat stroke adalah mereka yang tidak cukup minum air, memiliki penyakit kronis, dan gemar mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebih. Rumah atau bangunan dengan aliran udara yang kurang baik juga bisa menyebabkan heat stroke.
Kiat mencegah heat stroke
Kunci utama pencegahan heat stroke adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Dalam kondisi cuaca panas seperti ini, Anda perlu membawa bekal minuman atau rajin minum. Hal ini terutama bagi Anda yang beraktivitas di luar ruangan.
Masih ada lagi tips lain yang bisa Anda lakukan, yakni:
- Gunakan payung atau pelindung lain seperti tutup kepala untuk mengurangi panasnya sengatan sinar matahari.
- Gunakan pakaian yang longgar dan ringan. Langkah ini penting untuk memudahkan tubuh mengeluarkan panas.
- Hindari aktivitas luar ruangan saat cuaca panas dan terik. Cobalah untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga pada waktu yang memiliki suhu lebih sejuk, seperti pada pagi atau sore hari.
- Sebelum beraktivitas di tengah cuaca panas dan terik, pastikan bahwa Anda mengetahui kondisi tubuh, apakah memiliki riwayat penyakit atau konsumsi obat tertentu yang dapat meningkatkan risiko mengalami heat stroke.
Jadi, jangan sepelekan cuaca panas seperti sekarang ini. Anda harus sangat berhati-hati dengan ancaman heat stroke yang memang bukan main-main. Selalu penuhi kebutuhan cairan, dan bagi Anda yang berkegiatan di luar ruangan, pastikan diri Anda dalam kondisi sehat.(MS/RN/klikdokter)
Kalau sudah begini, Anda perlu mewaspadai heat stroke atau serangan panas. Heat strokeadalah suatu kondisi kesehatan yang ditandai dengan suhu badan mencapai 40 derajat Celsius.
Redaktur & Reporter : Yessy
BERITA TERKAIT
- Momen Santap Lebaran, Pakar Gizi Ingatkan Hal Penting Ini
- Universal Eco Kelola Lebih dari 5.000 Ton Limbah Medis Sepanjang 2024
- 7 Herbal Terbaik untuk Meningkatkan Nafsu Makan
- Puasa Sehat dengan Olahraga, Rahasia Fit selama Ramadan
- Diabetes Care Prodia Bidik Segmen Produktif yang Sibuk Kerja
- Bayer Hadirkan Inovasi Berbasis Sains Untuk Kesehatan & Pertanian Indonesia