Waspadai Jalur-Jalur Rawan di Jatim

jpnn.com, SURABAYA - Puncak arus mudik di daerah terjadi sejak kemarin malam hingga sore ini (23/6).
Karena itu, pemudik perlu mewaspadai titik-titik yang selama ini menjadi trouble spot (jalur rawan gangguan) dan black spot (jalur rawan kecelakaan).
Para pemudik memang akan menggunakan jalur utara (Tuban-Banyuwangi), tengah (Surabaya-Madiun-Ngawi), dan selatan (Surabaya-Pasuruan-Malang).
Tahun lalu sekitar 196 ribu kendaraan roda dua dan 161 ribu kendaraan roda empat memadati tiga jalur tersebut.
Sebelumnya, Dirlantas Polda Jatim Kombespol Ibnu Isticha memastikan bahwa puncak arus mudik terjadi pada H-6 dan H-3 Lebaran.
Bahkan, volume kendaraan diperkirakan meningkat 20 persen daripada tahun lalu.
Pertimbangannya adalah faktor ekonomi dan waktu libur yang panjang.
''Jalanan semakin padat, potensi laka juga otomatis lebih besar,'' ujarnya.
Puncak arus mudik di daerah terjadi sejak kemarin malam hingga sore ini (23/6).
- H-2 Lebaran, Agustina Klaim Lalu Lintas Semarang Lancar
- Sebelum Mudik ke Kampung, Silakan Titipkan Kendaraan Pribadi ke Polisi
- Larang Angkutan Umum hingga Delman Mangkal di Jalur Mudik, Dedi Mulyadi Janjikan Uang
- Menjelang Arus Mudik Lebaran 2025, Ditlantas Polda Jabar Periksa Kondisi Jalur
- Masalah Truk Odol di Transportasi Laut Harus Diselesaikan untuk Kenyamanan Mudik
- Pastikan Arus Mudik Lebaran Aman, Irjen Andi Rian Cek Kesiapan Tol Fungsional Banyuasin