WhatsApp dan YouTube Batasi Peredaran Informasi Tidak Benar soal Virus Corona

"Kami merasa penting sekali untuk memperlambat penyebaran pesan-pesan ini, sehingga WhatsApp tetap menjadi tempat untuk pembicaran pribadi."
External Link: @27Samh tweet: Oi corona virus needs to end now cos the way my mum calls me into her room everyday to show me these damn WhatsApp conspiracy theories everyday is getting TOO MUCH.
YouTube juga melakukan hal yang sama
WhatsApp tidak sendirian dalam usaha membatasi penyebaran informasi keliru, terutama berkenaan dengan virus corona saat ini.
YouTube sekarang sudah melarang atau menghapus video yang menghubungkan gejala virus corona dengan jaringan telekomunikasi generasi lima (5G).
Menurut laporan BBC, teori konspirasi ini menyebutkan adanya hubungan langsung antara menara jaringan 5G dengan wabah COVID-19.
Bahkan di Inggris terjadi sejumlah serangan kepada beberapa orang yang bekerja untuk membangun menara 5G di berbagai tempat.
Dalam wawancara langsung yang dimuat di YouTube hari Senin, David Icke, salah seorang penganut teori konspirasi dan tahun lalu dilarang masuk ke Australia, mengatakan adanya hubungan langsung 5G dengan krisis kesehatan sekarang ini.

Sudah lama diketahui jika media sosial tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi dan menyebarkan kabar baik, tapi juga kabar yang tidak benar
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- WhatsApp Makin Seru Lewat Fitur Musik di Status
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun