Windfall Profit Minerba Harus Dibagi dengan Negara, Langkah Menteri ESDM Patut Didukung

Windfall Profit Minerba Harus Dibagi dengan Negara, Langkah Menteri ESDM Patut Didukung
Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi menyatakan bahwa kenaikan harga komoditas minerba telah menciptakan windfall profit. Foto: dokpri for jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi menyatakan bahwa kenaikan harga komoditas minerba telah menciptakan windfall profit.

Oleh karena itu, menurut dia, sangat beralasan bagi pemerintah untuk menaikkan royalti sebagai bentuk sharing profit antara pelaku industri dan negara.

"Kenaikan harga minerba saat ini menghasilkan windfall profit karena biaya produksi tidak mengalami peningkatan signifikan. Maka, sangat beralasan bagi pemerintah untuk menaikkan royalti, sehingga terjadi sharing profit," kata Abdul Rahman Farisi dalam keterangannya, Jumat (21/3).

Dia menilai kebijakan ini penting untuk memastikan bahwa negara sebagai pemilik sumber daya mendapatkan manfaat yang lebih adil dari kenaikan harga komoditas.

Dia menekankan tanpa mekanisme pembagian keuntungan yang seimbang, hanya perusahaan tambang yang akan menikmati keuntungan besar, negara serta masyarakat tidak mendapatkan manfaat yang sepadan.

Abdul Rahman menekankan bahwa tambahan pendapatan dari royalti harus dikelola dengan baik sebagai penerimaan negara, khususnya untuk belanja sosial dan infrastruktur guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Ada durian runtuh dari kenaikan harga minerba, maka sangat logis jika pemilik sumber daya mendapatkan manfaat atas kenaikan ini dalam bentuk royalti," lanjutnya.

Sebelumnya pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berencana menaikkan royalti minerba sebagai respons terhadap meningkatnya harga komoditas seperti nikel dan emas. 

Sekretaris Bidang Kebijakan Ekonomi DPP Partai Golkar, Abdul Rahman Farisi menyatakan bahwa kenaikan harga komoditas minerba telah menciptakan windfall profit.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News