Wisata Luar Angkasa Makin Marak, Peminat Diminta Perhatikan Resiko Medis

Dengan adanya rencana penerbangan luar angkasa komersial yang makin marak, muncul peningkatan minat terhadap kedokteran ruang angkasa.
Para dokter dari seluruh Australia telah melakukan pertemuan di Adelaide untuk lebih memahami resiko kesehatan yang berhubungan dengan perjalanan luar angkasa.
Asosiasi Kedokteran Luar Angkasa Australasian mengadakan konferensi tiga hari yang membahas tantangan medis yang melingkupi manusia di luar angkasa.
Pembicara tamu dan mantan astronot Kanada, Dr Robert Thirsk, menghabiskan 205 hari di luar angkasa.
Ia ingin agar lebih banyak orang melihat sendiri apa yang terjadi di luar Bumi.
"Saya tak sabar menunggu hari ketika kita terbang tak hanya puluhan atau ratusan orang per tahun, tapi puluhan ribu orang per tahun," harapnya.
Dr Robert mengatakan, pemahaman lebih baik tentang resiko medis dari perjalanan luar angkasa begitu penting.
"Lingkungan luar angkasa, hampa, temperatur yang ekstrim, radiasi, massa tubuh begitu cukup sulit untuk tubuh manusia," ungkapnya.
Dengan adanya rencana penerbangan luar angkasa komersial yang makin marak, muncul peningkatan minat terhadap kedokteran ruang angkasa.Para dokter
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana