WN Indonesia Sengaja Pilih Sekolah Kejuruan demi Tinggal di Australia
Rabu, 15 Januari 2020 – 22:36 WIB

Pembatalan visa pelajar Indonesia meningkat di tahun 2019 dan kebanyakan merupakan dari bidang Sekolah Kejuruan. (ABC News: Robert Koenig-Luck)
Rina, yang keberatan nama lengkapnya ditulis, pernah kuliah di RMIT, salah satu universitas ternama di Melbourne. Tapi setelah lulus, ia kembali lagi ke bangku kuliah dengan mengambil sekolah kejuruan.
- Visa pelajar Indonesia yang dibatalkan meningkat 126 buah tahun 2019
- Siswa sekolah kejuruan manfaatkan visa pelajar untuk kerja
- Pemegang visa pelajar sekolah kejuruan untuk dapat visa tinggal tetap
Ia mengaku alasannya untuk sekolah lagi adalah demi mendapatkan visa, sehingga dapat tinggal lebih lama di Australia untuk bekerja.
"Visa pelajar itu lebih mudah untuk diakses," kata perempuan asal Sumatera tersebut.
"Untuk orang yang mau kerja legal dan dapat pengembalian pajak, pilihannya hanya Work and Holiday Visa (WHV) atau visa pelajar," tambah Rina.
"Kalau visa pelajar sudah otomatis berlaku sampai masa kadaluwarsa."
Rina memilih masuk sekolah kejuruan karena jadwal belajar yang memudahkan pengaturan waktu bekerja.

Rina, yang keberatan nama lengkapnya ditulis, pernah kuliah di RMIT, salah satu universitas ternama di Melbourne
BERITA TERKAIT
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang
- 'Jangan Takut': Konsolidasi Masyarakat Sipil Setelah Teror pada Tempo
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Krisis Telur, Sampai Terpaksa Impor
- Pemerintah Australia Umumkan Anggaran Baru, Ada Kaitannya dengan Migrasi