WN Indonesia Sengaja Pilih Sekolah Kejuruan demi Tinggal di Australia

Meski tidak menyebutkan jumlah pastinya, ia mengatakan penolakan visa disebabkan sejumlah faktor, termasuk karena penyalahgunaan visa.
Menurut Budi, minat belajar di sekolah kejuruan sedang meningkat, karena dijadikan awal dari rencana menetap di Australia.
"Kebanyakan siswa rata-rata masuk ke VET dulu, sekolah dua tahun [lalu] lanjut ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu universitas," kata Budi.
Ia menambahkan visa pelajar telah banyak digunakan sebagai gerbang memperoleh izin tinggal tetap di Australia
"Biasa mereka rata-rata masuk [bidang] VET, baru [setelah itu] masuk ke universitas untuk mengejar visa tinggal tetap (PR)."
Sebagai agen migrasi, Budi juga melayani pemegang visa WHV yang mau melanjutkan pendidikan di Australia.
Menurutnya, salah satu alasan para pemegang visa WHV ini mengajukan visa pelajar karena sudah terbiasa hidup di Australia.
"Soalnya mereka sudah tahu kehidupan di Australia bagaimana dan memilih untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik," katanya.
Rina, yang keberatan nama lengkapnya ditulis, pernah kuliah di RMIT, salah satu universitas ternama di Melbourne
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Menlu Sugiono Pastikan tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana