WN Tiongkok Masuk Halim Tanpa Izin Kok Dilepaskan....
jpnn.com - JAKARTA - Politikus Partai Demokrat (PD), Khatibul Umam Wiranu menyesalkan langkah aparat hukum di tanah air yang melepas lima warga negara (WN) Tiongkok yang sempat ditangkap perugas pengamanan Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, pekan lalu. Menurutnya, seharusnya para WN Tiongkok yang mengaku sebagai pekerja konstruksi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung itu diadili.
"Saya sangat menyesalkan dan mempersoalkan tindakan pelepasan dan pembebasan tersebut tanpa proses hukum. Sebab tindakan mereka adalah bagian dari tindakan Infiltrasi serta intimidasi ke daerah militer," kata Khatibul, dalam rilisnya Senin (2/5).
Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di PD itu menambahkan, pemerintah harus menjadikan setiap wilayah NKRI sebagai satuan yang strategis dan harus dipertahankan. Dengan demikian, katanya, keutuhan setiap jengkal tanah NKRI pun terjaga.
Khatibul pun mencurigai lima WN Tiongkok itu merupakan penyusup. "Seharusnya selidiki sampai ke akar-akarnya semua penyusup negara yang masuk dan tahan semua kaki tangan mereka sebagai pengkhianat-pengkhianat," katanya.
Khatibul bahkan menganggap penangkapan terhadap kelima WN Tiongkok itu belum cukup. "Sita semua perlengkapan milik penyusup, lakukan penyidikan dengan transparan," ujar ketua Strategy Institute itu.(fas/jpnn)
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Mahasiswa Demo di Kejagung, Desak Presiden Prabowo Tindak Jaksa Nakal
- Komnas HAM: Satgas TPPO Tak Lakukan Pencegahan di NTT
- Pertalindo dan Pemkot Semarang Sosialisasikan Amdalnet
- RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas Jangka Menengah, Bukti Serius Prabowo Lawan Korupsi
- Ini Strategi BAZNAS Jabar Mengurai Kemiskinan Ekstrem
- Anggota DPRD DIY Menolak Istilah Nataru