WNI di Jepang Akhirnya Natalan Bersama Lagi

Menurut Bernard, makna Natal adalah kedatangan Tuhan ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia.
“Walaupun dalam wujud kecil dan lemah namun Tuhan menunjukkan bahwa pengharapan itu bermula dari sesuatu yang kecil dan bertumbuh menjadi harapan besar yang bisa menyelamatkan umat manusia,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Pastor Romo Andy Fani berpesan bahwa momentum Natal sedianya dijadikan untuk menumbuhkan semangat baru untuk ?kehidupan yang lebih baik.
“Di tengah pandemi ini, kita tidak boleh lupa dasar iman kita. Kita tidak pernah tahu kapan corona benar-benar berakhir. Karena itu, tumbuhkan semangat baru untuk kehidupan lebih baik,” katanya.
Selain diisi dengan lagu-lagu Natal, tari-tarian dari Toraja dan Bali, acara juga dimeriahkan dengan paduan suara dan tarian dari komunitas Jepang pecinta budaya Indonesia. (ant/dil/jpnn)
Umat Kristiani asal Indonesia di Jepang dapat kembali merayakan Natal bersama setelah dua tahun merayakannya secara daring akibat pandemi COVID-19
Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif
- Bus Rombongan Umrah Kecelakaan di Saudi, 6 WNI Wafat
- Fasilitasi WNI yang Ingin Magang ke Jepang, BNI Gandeng Serbaindo Edutechno
- Akademisi: Sebagian WNI di Suriah Layak Mendapat Kesempatan Kedua
- Menlu China Minta Warga Jepang Setop Dukung Taiwan, Ungkit Dosa Era Perang Dunia II
- Arbani Yasiz Ungkap Alasan Melamar Kekasih di Jepang, Ternyata
- GYS Luncurkan Baja Tahan Gempa Plus, Lebih Hemat Biaya