Wow! 1.000 Napi Bisa Bebas Lebih Cepat

jpnn.com, SURABAYA - Pengajuan revisi Peraturan Pemerintah (PP) 99/2012 dari Kemenkum HAM bakal membawa angin segar bagi para narapidana.
Seribu narapidana di Jawa Timur berpotensi lebih cepat menghirup udara bebas jika usul tersebut disetujui Presiden Joko Widodo.
Kadivpas Kanwil Kemenkum HAM Jatim Harun Sulianto menyatakan, revisi PP 99/2012 akan sangat membantu, terutama dalam mengatasi masalah overkapasitas lapas dan rutan.
"Seribu narapidana berpotensi mendapatkan pembebasan bersyarat atau remisi," ujarnya.
Para napi, terutama kasus narkotika, selama ini sulit memperoleh remisi karena peraturan yang cukup ketat.
Memang, dalam pasal 34 A PP 99/2012 disebutkan bahwa pemberian remisi bagi napi narkotika disertai dengan syarat harus mau menjadi justice collaborator (JC).
Aturan tersebut berlaku bagi napi narkotika yang mendapat pidana penjara paling singkat lima tahun.
"Menurut beberapa ahli, syarat itu (JC, Red) telah bertentangan dengan konsep pemasyarakatan," lanjut pria kelahiran Bangka tersebut.
Pengajuan revisi Peraturan Pemerintah (PP) 99/2012 dari Kemenkum HAM bakal membawa angin segar bagi para narapidana.
- Tutup TPS Ilegal, Agung Nugroho Instruksikan Tanam Pohon
- Asyik Berkemah di Karanganyar, Wisatawan Tewas Tertimpa Pohon
- PSI DKI Kritik Pramono, Jangan Undang Warga dari Luar Kota Setelah Lebaran
- Ribuan Wisatawan Tercatat Kunjungi Malioboro saat Libur Lebaran
- Arus Mudik & Balik Lebaran 2025, Jumlah Penumpang Bandara SMB II Palembang Meningkat 4,2 Persen
- Pemudik Mulai Kembali ke Bandung, Begini Kondisi Arus Balik di Jalur Nagreg