Yakinlah, Seruan Airlangga Agar THR Dibayar Penuh Bakal Ciptakan Multiplier Effect

Tadjuddin menyarankan agar THR diberikan penuh dua minggu sebelum lebaran. Sehingga dapat meningkatkan perputaran uang di kalangan menengah ke bawah.
"Perusahaan sudah dibantu pemerintah, sekarang bantu karyawannya. Supaya dampaknya kalau persentase angkatan kerja kita di buruh industri kira-kira 15-16 juta orang itu lumayan untuk mempengaruhi daya beli," imbuhnya.
Sebelumnya Airlangga Hartarto meminta pengusaha tahun ini berkomitmen untuk membayar penuh tunjangan hari raya (THR) karyawan.
"Tahun lalu THR dicicil, saya minta tahun ini dibayar secara penuh. Kita harus komitmen," kata Airlangga dalam pertemuan dengan 24 perwakilan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (2/4).
Airlangga meminta tahun ini THR dibayar penuh karena pemerintah dinilai sudah memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.
Seperti untuk pengusaha sektor pariwisata khususnya hotel, restoran dan kafe (Horeka), pengusaha bisa memanfaatkan fasilitas relaksasi kredit penambahan modal kerja dengan sistem penjaminan yang akan disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). (ant/dil/jpnn)
Pengamat Ketenagakerjaan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Tadjuddin Noer Effendi menilai tunjangan hari raya (THR) karyawan tahun ini
Redaktur & Reporter : Adil
- Optimisme Airlangga soal Ekonomi Indonesia di NEO 2025
- Sanksi dan Denda Menanti Perusahaan Lalai Bayar THR
- Terbitkan SE, Menaker Tegaskan THR Harus Dibayar Penuh, tidak Boleh Dicicil
- Menko Airlangga Bertemu Menteri Lombard di Prancis, Bahas Kerja Sama Perdagangan, Investasi, & Energi
- Menko Airlangga Ajak Kampus Berperan Aktif Mendukung Agenda Hilirisasi
- Pemerintah Yakin Pertumbuhan Ekonomi Nasional Tahun Ini Tumbuh