Yang Berpengaruh Rekam Jejak, Bukan Pidato

jpnn.com - JAKARTA - Pidato calon presiden dan wakil presiden tidak akan berpengaruh signifikan terhadap sikap pemilih untuk menentukan siapa pasangan calon presiden yang akan dicoblos pada 9 Juli mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan pakar psikologi politik dari Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Kamis (5/6)
"Pidato capres, cawapres termasuk debat di antara tim sukses tidak akan berpengaruh terhadap pemilih. Putusan memilih atau tidak akan menggunakan hak pilihnya sangat ditentukan oleh rekam jejak para capres-cawapres," ujar Muluk.
Menurut Muluk, kedua pasang calon pemimpin tersebut akan lelah sendiri karena sudah habis-habisan berpidato tapi belum juga berpengaruh terhadap sikap pemilih. Masyarakat lanjutnya, tengah mengoleksi rekam jejak dari para tokoh yang bertarung dalam pilpres tersebut.
"Melalui rekam jejak, pemilih bisa secara pasti hitung kekurangan dan kelebihan empat orang tersebut. Kalau pidato kan sulit. Kelebihan dan kekurangan itu dikumpulkan hingga saat terakhir jelang nyoblos," ujarnya.
Hamdi Muluk menyatakan saat ini banyak pemilih yang belum menentukan pilihan. Jumlahnya diperkirakan mencapai 25 persen dari daftar pemilih tetap.(fas/jpnn)
JAKARTA - Pidato calon presiden dan wakil presiden tidak akan berpengaruh signifikan terhadap sikap pemilih untuk menentukan siapa pasangan calon
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Surya Paloh: Kenapa Kami Tidak Ada di Kabinet Rezim Prabowo?
- Keponakan Jadi Komisaris di BUMN, Surya Paloh Bilang Begini
- Ini Respons Dasco atas Kebijakan Trump soal Tarif Impor
- Kemendagri Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran PSU Pilkada 2024 di 6 Daerah Ini
- Marwan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Tarif Impor Baru yang Diumumkan Trump