Ye Bingchen, Bintang Kung Fu Austrlia Tembus Industri Film Hollywood

"Saya lulus tes layar untuk peran pendukung dengan beberapa dialog di film, tetapi peran itu kemudian dihapus," kata Ye.
"Untungnya, saya lulus tes layar adegan aksi, jadi saya mendapat kesempatan untuk bergabung dengan film sebagai pemain aksi."
Ye mengatakan dia merasa bangga menjadi bagian dari kru lokal Tiongkok-Australia, bekerja baik di depan kamera sebagai pemain aksi, sementara di belakang kamera ia melakukan tes kostum dan adegan aksi.
"Pengakuan kung fu saya oleh tim dari Hollywood dan memainkan peran dalam film 'superhero' Marvel pertama yang tokoh utamanya keturunan Asia jadi kenangan berharga," kata Ye.
"Menjadi sebuah pengalaman yang tidak terlupakan dalam hidup saya," ujarnya.
'Tak bisa menjadi apa yang tak bisa dibayangkan'
Syuting film yang berlangsung di Sydney, memiliki jadwal yang melelahkan, karena dalam beberapa hari bisa berlangsung hingga 14 jam.
"Saya bekerja sekitar enam bulan di tahun 2020, dan dengan peran sebagai prajurit pemanah, saya harus menarik busur lebih dari seratus kali setiap hari," katanya.
"Tantangannya adalah melelahkan dan nyeri otot setelah mengulangi satu gerakan dalam jangka waktu yang lama."
Ye Bingchen datang ke Australia untuk belajar dan mencari pekerjaan kantoran, sekarang ia menjadi tokoh pahlawan dalam film.
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi
- Dunia Hari Ini: Kebakaran Hutan di Korea Selatan, 24 Nyawa Melayang