Yulianis Sebut Ada Kucuran Rp 2 M untuk Bupati Kutim

jpnn.com - JAKARTA - Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis mengaku pernah diperintah Muhammad Nazaruddin untuk mengurus izin perusahaan tambang salah satunya di wilayah Kutai Timur, Kalimantan Timur. Yulianis juga mengeluarkan duit sesuai perintah Nazar.
"Ada dana operasional, operasional itu Rp 500 jutaan. Jadi di sana ada yang kerja juga kayak geologis, administrasi, untuk sewa kantor di sana. Terus ada juga yang untuk pengurusan izin. Pengurusan izin itu dulu yang saya siapkan adalah 5 perusahaan," kata Yulianis bersaksi untuk Anas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (13/8) malam.
Terkait perusahaan tambang di Kaltim itu, Yulianis dikenalkan Nazaruddin dengan dua orang bernama Khalilur R Abdullah alias Lilur dan Toto Gunawan. Disebut-sebut kedua orang itu adalah suruhan Anas Urbaningrum.
"Mereka enggak pernah bilang kalau mereka itu orang Pak Anas ke saya. Saya tahunya baru-baru sekarang ini. Katanya Pak Lilur dan Pak Toto itu orangnya Pak Anas, tapi saat itu saya tidak tahu," sambungnya.
Yulianis menyebutkan dari kucuran dana itu ada juga yang ditujukan ke Isran Noor selaku Bupati Kutai Timur.
"Ada untuk Pak Bupati Rp 2 miliar, pengurusan untuk izin. Saat itu saya kasih ceknya ke Pak Nazar. Jadi yang cair hanya Rp 2 miliar," ujar dia.
Sebelumnya diberitakan dalam dakwaan disebutkan Anas pernah mengeluarkan uang Rp 3 miliar untuk pengurusan izin perusahaan tambang miliknya.
Dipaparkan pada tahun 2010 diadakan pertemuan di Hotel Sultan antara Anas, Isran Noor selaku Bupati Kutai Timur, Khalilur R Abdullah alias Lilur, M Nazaruddin dan Toto Gunawan untuk membicarakan pengurusan izin usaha pertambangan (IUP) atas nama PT Arina Kota Jaya.
JAKARTA - Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis mengaku pernah diperintah Muhammad Nazaruddin untuk mengurus izin perusahaan tambang
- Arus Balik Lebaran Meningkat, Tol Semarang-Batang Terapkan Contraflow
- Menko Airlangga Bertemu PM Anwar Ibrahim, Bahas Strategi Menghadapi Tarif Resiprokal AS
- Didit Hediprasetyo Jadi Kekuatan Tak Terduga Milik Prabowo
- Setop Rekrut Honorer Baru, Angkat Dahulu R2/R3 Jadi PPPK
- 3 Juta Lulusan SMA/SMK Menganggur, Waka MPR: Berbagai Langkah Harus Segera Diambil
- Menhut Beri Kabar Gembira Berkaitan Gunung Rinjani, Pendaki Sebaiknya Menyimak